Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 1.500 per liter bulan April lalu yang sekarang berhasil ditunda kenaikannya, masih saja banyak persoalan yang terkait dengan upah buruh ataupun masalah finansial pada masing-masing perusahaan yang buruhnya meminta kenaikan upah.
Buruh mengingatkan pemerintah bahwa BBM tidak layak dinaikan karena upah
buruh masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak hanya buruh laki-laki, sejumlah buruh perempuan juga ikut terlibat dalam aksi menuntut penolakan rencana penaikan BBM oleh pemerintah.
Hubungan industrial yang kondusif antara
pengusaha dan pekerja/buruh menjadi kunci utama untuk menghindari
terjadinya PHK, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh serta
memperluas kesempatan kerja baru untuk menanggulangi pengangguran di
Indonesia. Apabila terjadi ketidaksepakatan antara
pekerja/buruh dan pengusaha, peran mediator hubungan
industrial menjadi sangat penting.
Salah satu kendala dalam dalam
penyelesaian perselisihan hubungan industrial adalah masih terbatasnya
jumlah petugas mediator hubungan industrial. Demo buruh ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tapi juga mengurangi produktivitas kerja di perusahaan. Bahkan, dampak yang lebih parah dari kenaikan harga BBM bagi dunia industri adalah
pemutusan hubungan kerja, karena tuntutan kenaikan upah dan berbagai
tunjangan kerja tidak dipenuhi pengusaha.
KETERKAITAN DUNIA INDUSTRI DENGAN ISU KENAIKAN BBM
Kamis, Mei 24, 2012
Chimi
Posted in
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



No Response to "KETERKAITAN DUNIA INDUSTRI DENGAN ISU KENAIKAN BBM"
Posting Komentar