KETERKAITAN DUNIA INDUSTRI DENGAN ISU KENAIKAN BBM

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 1.500 per liter bulan April lalu yang sekarang berhasil ditunda kenaikannya, masih saja banyak persoalan yang terkait dengan upah buruh ataupun masalah finansial pada masing-masing perusahaan yang buruhnya meminta kenaikan upah.
Buruh mengingatkan pemerintah bahwa BBM tidak layak dinaikan karena upah buruh masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak hanya buruh laki-laki, sejumlah buruh perempuan juga ikut terlibat dalam aksi menuntut penolakan rencana penaikan BBM oleh pemerintah.
Hubungan industrial yang kondusif antara pengusaha dan pekerja/buruh menjadi kunci utama untuk menghindari terjadinya PHK, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh serta memperluas kesempatan kerja baru untuk menanggulangi pengangguran di Indonesia. Apabila terjadi ketidaksepakatan antara pekerja/buruh dan pengusaha, peran mediator hubungan industrial menjadi sangat penting. 
Salah satu kendala dalam dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial adalah masih terbatasnya jumlah petugas mediator hubungan industrial. Demo buruh ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tapi juga mengurangi produktivitas kerja di perusahaan. Bahkan, dampak yang lebih parah dari kenaikan harga BBM bagi dunia industri adalah pemutusan hubungan kerja, karena tuntutan kenaikan upah dan berbagai tunjangan kerja tidak dipenuhi pengusaha.

No Response to "KETERKAITAN DUNIA INDUSTRI DENGAN ISU KENAIKAN BBM"

Posting Komentar

Photo Gallery